Awal Musim Yang Buruk Bagi Everton, Ronald Koeman Kian Tersudut

ceritabola.id – Start yang buruk bagi Everton di awal musim ini ternyata berlanjut lagi dengan kekalahan kandangnya saat menjamu Burnley dengan skor 0-1 pada hari Minggu (01/10/2017) malam WIB. Pemain tengah Jeff Hendrick mencuri gol ke gawang tuan rumah pada menit ke-21 yang bertahan sebagai satu-satunya gol di laga tersebut hingga peluit panjang ditiup.

Burnley yang menjadi jagoan tandang di musim ini dengan rekor tak terkalahkannya saat berkunjung ke markas lawan, membuatnya naik peringkat ke tangga urutan ke-6 pada klasemen sementara Liga Premier Inggris.

Sedangkan bagi Everton, kekalahan kandang ini melemparkan mereka untuk terbenam di posisi 16 dengan hanya menang dua kali sejak awal musim berjalan sejauh ini.

Tentu saja, hal ini akan dengan sangat cepat meningkatkan sejumlah keraguan atas masa depan pelatih Belanda mereka, Ronald Koeman. Setelah penampilan yang kurang menggigit bersama timnya, yang di laga terakhir kemarin mendapatkan sorakan tidak suka dari suporternya sendiri, Ronald Koeman kini dalam posisi sulit di Everton.

Investasi besar yang dilakukan pihak klub selama masa jeda antar musim kali lalu, meningkatkan harapan bahwa Everton akan mampu berkompetisi bersama enam klub papan atas Liga Inggris lainnya. Namun, alih-alih berproses menuju ke puncak tangga klasemen, mereka terus-menerus menderita kekalahan dan terlihat seperti tim yang tanpa arah dan rencana.

Tiga pembelian dari bursa transfer pemain di musim panas lalu, gelandang asal Belanda Davy Klaasen, striker Spanyol Sandro Ramirez dan mantan kapten Inggris, Wayne Rooney, mulai terlihat dibangku-cadangkan.

Bahkan gelandang asal Islandia yang juga baru didatangkan di musim panas itu, Gylfi Sigurdsson yang menandatangani kontrak senilai 45 juta pounds, sebenarnya memiliki peluang untuk mencetakn gol pembuka pada menit ke-6. Di dalam arena kotak pinalti, Sigurdsson menendang bola dengan sangat lemah untuk menuju pada pelukan kiper Burnley, Nick Pope.

Usai dibobol Burnley dengan gol di menit ke-21, Everton terlihat mulai menurun kepercayaan dirinya saat bermain, kreativitas untuk merubah penguasaan bola menjadi peluang pun ikut terganggu.

Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya jaminan penyelesaian bola di depan gawang lawan oleh barisan lini depan. Burnley memanfaatkannya dengan menjaga kedalaman bermain mereka dan menambah jumlah barisan pemain bertahan untuk mengamankan keunggulan itu. Dan mereka pun berhasil menjaga kemenangan itu hingga usai laga. Ini merupakan hasil positif lanjutan bagi Burnley dalam laga tandangnya setelah sebelumnya mereka menang atas Chelsea dan imbang saat bertamu ke markas Tottenham Hotspurs dan Liverpool.

Hasil positif Burnley ini menjadi permulaan yang bagus bagi laga tandang Burnley dan menjadi torehan baru yang mereka buat sejak terakhir kalinya yaitu pada tahun 1966.

Leave a Reply

Your email address will not be published.