Zidane Kejam Pada Juventus

zinedin zidane

ceritabola – Sosok Zinedine Zidane akan semakin dikenang oleh fans Juventus. Jika dulu dia dikenang sebagai mantan pemain sekaligus legenda klub asal Turin tersebut, kini pelatih berkepala plontos itu akan dikenang sebagai pelatih yang menghancurkan mimpi si Nyonya Tua meraih gelar Liga Champion.

Zidane memang menjadi sorotan dalam pertandingan kali ini, selain karena pelatih Madrid, dia juga dianggap sosok yang masih punya “Hutang” pada Juventus karena meninggalkan tim tersebut saat belum berhasil membawa si kuping lebar sebutan trhopy Liga Champion ke Turin.

Selama membela Juventus, Zidane telah memberi enam gelar. Dua kali berada dipartai final Liga Champion, Juventus selalu keok. Dua kesempatan pada 1997 ketika dikalahkan Borussia Dortmund dan 1998 ketika ditumbangkan Real Madrid. Setelah Juventus sulit lagi bersaing di Liga Champions sementara Zidane berhasil menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 bersama timnas Prancis.

Pada tahun 1996, Zizou sebutan Zidane bergabung ke Juventus yang berstatus juara bertahan Liga Champions. Dengan usia masih berusia 24 tahun dia dibeli dari Bordeaux dengan nilai transfer hanya 3,5 juta euro. Meski berlabel pemain terbaik Ligue 1 1996, juga meraih penghargaan pemain muda terbaik Ligue 1994, belum banyak kesebelasan yang tertarik merekrutnya. Bahkan dua kesebelasan Inggris secara terang-terangan pernah menolak untuk merekrutnya.

Saat pindah ke Real Madrid, legenda Prancis tersebut malah meraih gelar Champion pada musim perdananya. Bahkan di partai final melawan Bayer Leverkusen, pemain kelahiran 23 Juni 1972 ini mencetak gol kemenangan lewat tendangan voli. Gol tersebut kemudian masuk dalam salah satu gol terbaik final Liga Champions sepanjang sejarah.

Zidane kejam pada Juventus. Itulah kata yang mungkin terlontar dari mulut Juventini kepada Zidane. Tidak pernah memberi gelar, malahan menghancurkan mimpi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.